Finalis Miss Universe Malaysia 2026, Taanusiya Chetty, menjadi sorotan setelah mengkritik penampilan dan fisik kontestan yang dianggap tidak sesuai dengan harapan publik. Dalam wawancara dengan media, Taanusiya menyatakan bahwa penampilan kontestan tidak mencerminkan ikon yang diinginkan masyarakat. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kecantikan luar dan nilai dalam.

Kritik ini muncul setelah beberapa kontestan dianggap kurang memenuhi standar visual yang diharapkan. Meski demikian, Taanusiya menegaskan bahwa penilaian harus objektif dan tidak memihak. Ia juga menyoroti pentingnya diversitas dalam konteks kecantikan.

Perdebatan ini mengisyaratkan pergeseran dalam persepsi masyarakat terhadap standar kecantikan. Beberapa pihak menilai kritik tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kontestan, sementara yang lain menganggapnya sebagai tekanan terhadap individu.