Pernikahan Bella Astillah dan Syed Saddiq di Kota Kinabalu, Sabah, pada Sabtu lalu menarik perhatian karena busana etnik yang mereka kenakan. Keduanya memilih pakaian tradisional suku Kedayan, sebuah etnis yang tinggal di wilayah utara Sabah. Busana tersebut mencerminkan warisan budaya lokal yang kaya akan detail dan warna.
Pakaian etnik Kedayan terdiri dari kain tenun yang diproduksi secara tradisional. Desainnya mencakup motif-motif khas yang memiliki makna simbolis. Bella Astillah mengenakan pakaian berwarna merah dan emas, sementara Syed Saddiq memakai pakaian berwarna biru dan putih. Keduanya memilih warna-warna yang mencerminkan kebanggaan budaya mereka.
Pernikahan ini menjadi contoh bagaimana budaya lokal masih hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan busana etnik menunjukkan upaya untuk melestarikan identitas budaya di tengah pengaruh globalisasi. Pernikahan ini juga menunjukkan keharmonisan antara berbagai etnis di Sabah.
Pernikahan antara Bella Astillah dan Syed Saddiq menunjukkan bahwa tradisi masih relevan dalam kehidupan modern. Mereka memilih untuk mengenakan pakaian tradisional sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya. Ini menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk menjaga dan menghargai budaya lokal.














