Aktor Megat Shahrizal mengungkapkan kekecewaannya terhadap kritik yang muncul terkait penggunaan dialek dalam filem KUDRAT 1968. Ia menilai adanya pihak yang mempertanyakan penggunaan dialek dalam karya tersebut. Filem KUDRAT 1968 merupakan karya terbaru Megat Shahrizal yang memperlihatkan berbagai elemen budaya dan bahasa lokal.
Megat Shahrizal menjelaskan bahwa penggunaan dialek dalam film merupakan bagian dari upaya untuk memperkaya narasi dan memperkenalkan budaya daerah. Ia menekankan bahwa keputusan untuk menggunakan dialek merupakan pilihan yang disengaja dan bertujuan.
Sebelumnya, film KUDRAT 1968 telah memperoleh perhatian publik karena mengangkat tema sejarah dan budaya yang relevan. Penggunaan dialek dalam film ini juga menjadi salah satu elemen yang memicu perdebatan di kalangan penonton. Megat Shahrizal menegaskan bahwa ia siap menjelaskan lebih lanjut mengenai alasan penggunaan dialek tersebut.
















