Pemimpin Partai Umno, Tan Sri Muhyiddin Yassin, mengumumkan penghentian semua aktivitas resmi dan pribadi sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr. Mahathir Mohamad. Pengumuman ini dikeluarkan setelah jenazah Tun Hasmah, istri mantan Perdana Menteri, dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Penghentian ini mencakup semua pertemuan politik, acara resmi, serta kegiatan pribadi yang melibatkan Tan Sri Muhyiddin. Ia juga meminta seluruh anggota partai untuk menghormati jenazah dengan cara yang sederhana dan penuh rasa hormat. Pengumuman ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang diterbitkan pada hari Selasa, 29 September 2026.
Keluarga Tun Hasmah mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa dari masyarakat. Mereka menegaskan bahwa penghormatan terakhir ini adalah bentuk penghargaan terhadap peran Tun Hasmah dalam sejarah politik Malaysia.
Penghentian aktivitas ini menunjukkan komitmen pemimpin partai untuk menjaga kesopanan dan kejujuran dalam menghadapi situasi yang berat.














