Ibu Syafinaz, berusia 96 tahun, meninggal dunia setelah memberikan pesan terakhir kepada anaknya. Pesan tersebut berisi harapan agar anaknya selalu menyebut nama ibu dalam doa.

Syafinaz meninggal di rumah sakit setelah menderita penyakit kronis. Ia telah menjalani perawatan selama beberapa bulan. Anaknya, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa pesan ibunya sangat berkesan.

Sebelum meninggal, Syafinaz sempat berbicara dengan anaknya dan memberikan nasihat tentang pentingnya kebersamaan dalam keluarga. Ia juga menekankan bahwa doa adalah cara terbaik untuk mengingatnya.

Syafinaz adalah salah satu dari sedikit orang yang masih hidup di usia lanjut di daerah tersebut. Ia dikenal sebagai tokoh masyarakat yang penuh kasih sayang. Keluarganya berharap pesan ibunya akan menjadi pengingat bagi anak-anaknya untuk tetap menjaga hubungan baik.

Keluarga Syafinaz sedang berencana mengadakan upacara kecil untuk mengenang kehidupan ibu mereka. Mereka berharap pesan tersebut akan terus diingat dan dihormati.