Puteri Sarah, putri mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad, menyatakan bahwa pasangan Tun Dr Mahathir dan Tun Dr Hasmah menjadi contoh yang baik dalam membangun hubungan percintaan yang tahan lama. Dalam wawancara terbaru, dia mengungkapkan bahwa cinta adalah elemen penting dalam pernikahan, meskipun tantangan dan perbedaan mungkin muncul.
Puteri Sarah menekankan bahwa keharmonisan dalam rumah tangga tidak selalu terjadi secara alami, tetapi membutuhkan usaha dan pengertian dari kedua pihak. Ia mengakui bahwa hubungan antara Tun Dr Mahathir dan Tun Dr Hasmah menunjukkan bagaimana komunikasi dan saling mendukung dapat memperkuat ikatan.
Meski tidak secara eksplisit menyebutkan detail pribadi, Puteri Sarah mengungkapkan bahwa pengalaman keluarga besar Tun Dr Mahathir memberikan pelajaran berharga tentang kehidupan bersama. Ia menambahkan bahwa cinta dalam pernikahan harus diimbangi dengan tanggung jawab dan kesabaran.
Pernyataan Puteri Sarah muncul di tengah perhatian publik terhadap kehidupan pribadi tokoh politik Malaysia. Dengan mengangkat contoh keluarga besar, ia memberikan pandangan yang relevan bagi masyarakat dalam memahami dinamika hubungan rumah tangga.




























